Memisahkan antara Blog Pribadi dan Website Usaha

1 syawal itu tanggal 15 Juni, Sekarang tanggal 23 Juni 2018. Berarti sekarang syawal tanggal…. 9 Syawal 1439 H. Mumpung masih nuansa lebaran, mashadi.nayamul.com mengucapkan تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَ مِنْكُمْ {semoga Allah menerima (puasa dan amal) dari kami dan (puasa dan amal) dari kalian} Mohon maaf lahir dan batin.

Ramadhan pun berlalu, semoga Allah mempertemukan kita dengan ramadhan tahun depan.

Terinspirasi dari momen ramadhan kemaren, akhirnya saya mengambil keputusan untuk sedikit merubah konsep website yang dikelola.

Ada website usaha yang isinya memang untuk menghasilkan receh dan selain itu juga berisi blog pribadi.

Website usaha rencananya menggunakan domain yang beli.

Kalo website yang berisi tips n trik yang intinya berbagi pengalaman dan pengetahuan akan menggunakan blog gratisan.

mengapa?

Masih ingat dengan keuntungan website gratisan dengan blogspot atau wordpress. Iya, tulisan kita abadi. Sampai blogspot/wordpress kukut, atau mungkin sampai mereka delet akun saya.

Kalau saya menuliskan hal-hal baik di blogpsot maupun di wordpress? saya tidak perlu repot memperpanjang domain. dan ini akan menguntungkan saya, secara amal ibadah. Ketika saya meninggal misalnya, ketika ada yang search di google dan menemukan hal yang baik dari saya, akan ada pahala yang mengalir. benar tidak?

Jadi intinya memang berbagi ilmu, dan bagaimana supaya tetap bisa mengalir.

Komentar

Komentar

Kategori: Inner Peace, Kehidupan, dan Wordpress.

Tinggalkan Balasan