Mensyukuri Apa Yang Ada Tidak Mencari cari yang g ada

Ada orang yang mengalami Kelumpuhan, 3 atau 6 ruas tulang belakangnya harus dioperasi menghabiskan 16 Milyar.
Setiap memasuki pagi hari itu harus disyukuri dengan bersedekah.
Setiap membaca Tasbih, itu sedekah
Setiap ucapan Alhamdulillah itu sedekah
Setiap bacaan tahlil, itu sedekah
Setiap bacaan takbir, itu sedekah
Mengajak amar ma’ruf dan nahi munkar itu sedekah
Setiap muslim harus memiliki alasan bersyukur kepada Allah SWT
Cukup mensyukuri persendian itu dengan 2 rakaat di waktu dhuha.
Dari Abu Dzar radhiallahu anhu, dari Nabi shallallahu alaihi wa sallam, beliau bersabda, ”
يُصْبِحُ عَلَى كُلِّ سُلامَى مِنْ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ ، فَكُلُّ تَسْبِيحَةٍ صَدَقَةٌ ، وَكُلُّ تَحْمِيدَةٍ صَدَقَةٌ ، وَكُلُّ تَهْلِيلَةٍ صَدَقَةٌ ، وَكُلُّ تَكْبِيرَةٍ صَدَقَةٌ وَأَمْرٌ بِالْمَعْرُوفِ صَدَقَةٌ ، وَنَهْيٌ عَنْ الْمُنْكَرِ صَدَقَةٌ ، وَيُجْزِئُ مِنْ ذَلِكَ رَكْعَتَانِ يَرْكَعُهُمَا مِنْ الضُّحَى (رواه مسلم، رقم 1181) .
Pada setiap persendian kalian harus dikeluarkan sedekahnya setiap pagi; Setiap tasbih (membaca subhanallah) adalah sedekah, setiap tahmid (membaca Alhamdulillah) adalah sedekah, setiap tahlil (membaca Lailaha illallah) adalah sedekah, setiap takbir (membaca Allahu Akbar) adalah sedekah, amar bil ma’ruf adalah sedekah, nahi ‘anil munkar adalah sedekah. Semua itu dapat terpenuhi dengan (shalat) dua rakaat yang dilakukan di waktu Dhuha.” (HR. Muslim, no. 1181)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *