Menyikapi Gerhana Bulan Jangan Hanya Sebagai Fenomena Alam

Rabu, 31 Januari 2018 jam 20.00 aku ikut sholat gerhana bulan. Sholatnya ada 2 rakaat. Setiap rakaat, ruku’ 2 kali. Jadi baca Alfatihah… surat… terus ruku’… terus berdiri lagi alfatihah…. surat… terus rukuk lagi dst.

Nah ada hal yang membuatku teringiang adalah khotbahnya, coz khotib menyampaikan jangan menanggapi gerhana bulan ini hanya sebagai fenomena alam saja. Terus bagaimana kita menyikapinya? ini kesimpulan saya dan sedikit tambahan hehe.

Gerhana bulan dijadikan sebagai sarana mempertebal keimanan kita kepada Allah, bahwa semua yang ada di dunia ini tidak terlepas dari pengaturan Allah. Subhanallah… Alhamdulillah… Allahuakbar.

Kemudian kita bertaubat kepada Allah, Astaghfirullah… mengapa? bulan tak nampak, kemudian bulan muncul lagi dan lebih besar, tanda kiamat.

Komentar

Komentar

Kategori: Inner Peace dan Kehidupan.

Tinggalkan Balasan